Page 585 - ALKITAB
P. 585

19:21  Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana.
       19:22  Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya; lebih baik orang miskin dari pada seorang pembohong.
       19:23  Takut akan Allah mendatangkan hidup, maka orang bermalam dengan puas, tanpa ditimpa malapetaka.
       19:24  Si pemalas mencelup tangannya ke dalam pinggan, tetapi tidak juga mengembalikannya ke mulut.
       19:25  Jikalau si pencemooh kaupukul, barulah orang yang tak berpengalaman menjadi bijak, jikalau orang yang
               berpengertian ditegur, ia menjadi insaf.
       19:26  Anak yang menganiaya ayahnya atau mengusir ibunya, memburukkan dan memalukan diri.
       19:27  Hai anakku, jangan lagi mendengarkan didikan, kalau engkau menyimpang juga dari perkataan-perkataan yang
               memberi pengetahuan.
       19:28  Saksi yang tidak berguna mencemoohkan hukum dan mulut orang fasik menelan dusta.
       19:29  Hukuman bagi si pencemooh tersedia dan pukulan bagi punggung orang bebal.

       20
       20:1    Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya.
       20:2    Kegentaran yang datang dari raja adalah seperti raung singa muda, siapa membangkitkan marahnya membahayakan
               dirinya.
       20:3    Terhormatlah seseorang, jika ia menjauhi perbantahan, tetapi setiap orang bodoh membiarkan amarahnya meledak.
       20:4    Pada musim dingin si pemalas tidak membajak; jikalau ia mencari pada musim menuai, maka tidak ada apa-apa.
       20:5    Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya.
       20:6    Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?
       20:7    Orang benar yang bersih kelakuannya--berbahagialah keturunannya.
       20:8    Raja yang bersemayam di atas kursi pengadilan dapat mengetahui segala yang jahat dengan matanya.
       20:9    Siapakah dapat berkata: "Aku telah membersihkan hatiku, aku tahir dari pada dosaku?"
       20:10  Dua macam batu timbangan, dua macam takaran, kedua-duanya adalah kekejian bagi TUHAN.
       20:11  Anak-anakpun sudah dapat dikenal dari pada perbuatannya, apakah bersih dan jujur kelakuannya.
       20:12  Telinga yang mendengar dan mata yang melihat, kedua-duanya dibuat oleh TUHAN.
       20:13  Janganlah menyukai tidur, supaya engkau tidak jatuh miskin, bukalah matamu dan engkau akan makan sampai
               kenyang.
       20:14  "Tidak baik! Tidak baik!", kata si pembeli, tetapi begitu ia pergi, ia memuji dirinya.
       20:15  Sekalipun ada emas dan permata banyak, tetapi yang paling berharga ialah bibir yang berpengetahuan.
       20:16  Ambillah pakaian orang yang menanggung orang lain, dan tahanlah dia sebagai sandera ganti orang asing.
       20:17  Roti hasil tipuan sedap rasanya, tetapi kemudian mulutnya penuh dengan kerikil.
       20:18  Rancangan terlaksana oleh pertimbangan, sebab itu berperanglah dengan siasat.
       20:19  Siapa mengumpat, membuka rahasia, sebab itu janganlah engkau bergaul dengan orang yang bocor mulut.
       20:20  Siapa mengutuki ayah atau ibunya, pelitanya akan padam pada waktu gelap.
       20:21  Milik yang diperoleh dengan cepat pada mulanya, akhirnya tidak diberkati.
       20:22  Janganlah engkau berkata: "Aku akan membalas kejahatan," nantikanlah TUHAN, Ia akan menyelamatkan engkau.
       20:23  Dua macam batu timbangan adalah kekejian bagi TUHAN, dan neraca serong itu tidak baik.
       20:24  Langkah orang ditentukan oleh TUHAN, tetapi bagaimanakah manusia dapat mengerti jalan hidupnya?
       20:25  Suatu jerat bagi manusia ialah kalau ia tanpa berpikir mengatakan "Kudus", dan baru menimbang-nimbang sesudah
               bernazar.
       20:26  Raja yang bijak dapat mengenal orang-orang fasik, dan menggilas mereka berulang-ulang.
       20:27  Roh manusia adalah pelita TUHAN, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya.
       20:28  Kasih dan setia melindungi raja, dan dengan kasih ia menopang takhtanya.
       20:29  Hiasan orang muda ialah kekuatannya, dan keindahan orang tua ialah uban.
       20:30  Bilur-bilur yang berdarah membersihkan kejahatan, dan pukulan membersihkan lubuk hati.
       Halaman sebelumnya


       21
       21:1    Hati raja seperti batang air di dalam tangan TUHAN, dialirkan-Nya ke mana Ia ingini.
       21:2    Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.
       21:3    Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan TUHAN dari pada korban.
       21:4    Mata yang congkak dan hati yang sombong, yang menjadi pelita orang fasik, adalah dosa.
       21:5    Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan
               mengalami kekurangan.
       21:6    Memperoleh harta benda dengan lidah dusta adalah kesia-siaan yang lenyap dari orang yang mencari maut.
       21:7    Orang fasik diseret oleh penganiayaan mereka, karena mereka menolak melakukan keadilan.
       21:8    Berliku-liku jalan si penipu, tetapi orang yang jujur lurus perbuatannya.
       21:9    Lebih baik tinggal pada sudut sotoh rumah dari pada diam serumah dengan perempuan yang suka bertengkar.
       21:10  Hati orang fasik mengingini kejahatan dan ia tidak menaruh belas kasihan kepada sesamanya.
       21:11  Jikalau si pencemooh dihukum, orang yang tak berpengalaman menjadi bijak, dan jikalau orang bijak diberi
               pengajaran, ia akan beroleh pengetahuan.
       21:12  Yang Mahaadil memperhatikan rumah orang fasik, dan menjerumuskan orang fasik ke dalam kecelakaan.
       21:13  Siapa menutup telinganya bagi jeritan orang lemah, tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru-seru.
   580   581   582   583   584   585   586   587   588   589   590