Page 583 - ALKITAB
P. 583

15:33  Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan.


       16
       16:1    Manusia dapat menimbang-nimbang dalam hati, tetapi jawaban lidah berasal dari pada TUHAN.
       16:2    Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.
       16:3    Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.
       16:4    TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing, bahkan orang fasik dibuat-Nya untuk hari
               malapetaka.
       16:5    Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi TUHAN; sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman.
       16:6    Dengan kasih dan kesetiaan, kesalahan diampuni, karena takut akan TUHAN orang menjauhi kejahatan.
       16:7    Jikalau TUHAN berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh orang itupun didamaikan-Nya dengan dia.
       16:8    Lebih baik penghasilan sedikit disertai kebenaran, dari pada penghasilan banyak tanpa keadilan.
       16:9    Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.
       16:10  Keputusan dari Allah ada di bibir raja, kalau ia mengadili mulutnya tidak berbuat salah.
       16:11  Timbangan dan neraca yang betul adalah kepunyaan TUHAN, segala batu timbangan di dalam pundi-pundi adalah
               buatan-Nya.
       16:12  Melakukan kefasikan adalah kekejian bagi raja, karena takhta menjadi kokoh oleh kebenaran.
       16:13  Bibir yang benar dikenan raja, dan orang yang berbicara jujur dikasihi-Nya.
       16:14  Kegeraman raja adalah bentara maut, tetapi orang bijak memadamkannya.
       16:15  Wajah raja yang bercahaya memberi hidup dan kebaikannya seperti awan hujan musim semi.
       16:16  Memperoleh hikmat sungguh jauh melebihi memperoleh emas, dan mendapat pengertian jauh lebih berharga dari
               pada mendapat perak.
       16:17  Menjauhi kejahatan itulah jalan orang jujur; siapa menjaga jalannya, memelihara nyawanya.
       16:18  Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.
       16:19  Lebih baik merendahkan diri dengan orang yang rendah hati dari pada membagi rampasan dengan orang congkak.
       16:20  Siapa memperhatikan firman akan mendapat kebaikan, dan berbahagialah orang yang percaya kepada TUHAN.
       16:21  Orang yang bijak hati disebut berpengertian, dan berbicara manis lebih dapat meyakinkan.
       16:22  Akal budi adalah sumber kehidupan bagi yang mempunyainya, tetapi siksaan bagi orang bodoh ialah kebodohannya.
       16:23  Hati orang bijak menjadikan mulutnya berakal budi, dan menjadikan bibirnya lebih dapat meyakinkan.
       16:24  Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang.
       16:25  Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut.
       16:26  Rasa lapar bekerja untuk seorang pekerja, karena mulutnya memaksa dia.
       16:27  Orang yang tidak berguna menggali lobang kejahatan, dan pada bibirnya seolah-olah ada api yang menghanguskan.
       16:28  Orang yang curang menimbulkan pertengkaran, dan seorang pemfitnah menceraikan sahabat yang karib.
       16:29  Orang yang menggunakan kekerasan menyesatkan sesamanya, dan membawa dia di jalan yang tidak baik.
       16:30  Siapa memejamkan matanya, merencanakan tipu muslihat; siapa mengatupkan bibirnya, sudah melakukan
               kejahatan.
       16:31  Rambut putih adalah mahkota yang indah, yang didapat pada jalan kebenaran.
       16:32  Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.
       16:33  Undi dibuang di pangkuan, tetapi setiap keputusannya berasal dari pada TUHAN.


       17
       17:1    Lebih baik sekerat roti yang kering disertai dengan ketenteraman, dari pada makanan daging serumah disertai
               dengan perbantahan.
       17:2    Budak yang berakal budi akan berkuasa atas anak yang membuat malu, dan akan mendapat bagian warisan
               bersama-sama dengan saudara-saudara anak itu.
       17:3    Kui adalah untuk melebur perak dan perapian untuk melebur emas, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.
       17:4    Orang yang berbuat jahat memperhatikan bibir jahat, seorang pendusta memberi telinga kepada lidah yang
               mencelakakan.
       17:5    Siapa mengolok-olok orang miskin menghina Penciptanya; siapa gembira karena suatu kecelakaan tidak akan luput
               dari hukuman.
       17:6    Mahkota orang-orang tua adalah anak cucu dan kehormatan anak-anak ialah nenek moyang mereka.
       17:7    Orang bebal tidak layak mengucapkan kata-kata yang bagus, apalagi orang mulia mengucapkan kata-kata dusta.
       17:8    Hadiah suapan adalah seperti mestika di mata yang memberinya, ke mana juga ia memalingkan muka, ia beruntung.
       17:9    Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih, tetapi siapa membangkit-bangkit perkara, menceraikan sahabat yang
               karib.
       17:10  Suatu hardikan lebih masuk pada orang berpengertian dari pada seratus pukulan pada orang bebal.
       17:11  Orang durhaka hanya mencari kejahatan, tetapi terhadap dia akan disuruh utusan yang kejam.
       17:12  Lebih baik berjumpa dengan beruang betina yang kehilangan anak, dari pada dengan orang bebal dengan
               kebodohannya.
       17:13  Siapa membalas kebaikan dengan kejahatan, kejahatan tidak akan menghindar dari rumahnya.
       17:14  Memulai pertengkaran adalah seperti membuka jalan air; jadi undurlah sebelum perbantahan mulai.
       17:15  Membenarkan orang fasik dan mempersalahkan orang benar, kedua-duanya adalah kekejian bagi TUHAN.
       17:16  Apakah gunanya uang di tangan orang bebal untuk membeli hikmat, sedang ia tidak berakal budi?
       17:17  Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.
   578   579   580   581   582   583   584   585   586   587   588