Page 584 - ALKITAB
P. 584

17:18  Orang yang tidak berakal budi ialah dia yang membuat persetujuan, yang menjadi penanggung bagi sesamanya.
       17:19  Siapa suka bertengkar, suka juga kepada pelanggaran, siapa memewahkan pintunya mencari kehancuran.
       17:20  Orang yang serong hatinya tidak akan mendapat bahagia, orang yang memutar-mutar lidahnya akan jatuh ke dalam
               celaka.
       17:21  Siapa mendapat anak yang bebal, mendapat duka, dan ayah orang bodoh tidak akan bersukacita.
       17:22  Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.
       17:23  Orang fasik menerima hadiah suapan dari pundi-pundi untuk membelokkan jalan hukum.
       17:24  Pandangan orang berpengertian tertuju pada hikmat, tetapi mata orang bebal melayang sampai ke ujung bumi.
       17:25  Anak yang bebal menyakiti hati ayahnya, dan memedihkan hati ibunya.
       17:26  Mengenakan denda orang benar adalah salah, memukul orang muliapun tidak patut.
       17:27  Orang yang berpengetahuan menahan perkataannya, orang yang berpengertian berkepala dingin.
       17:28  Juga orang bodoh akan disangka bijak kalau ia berdiam diri dan disangka berpengertian kalau ia mengatupkan
               bibirnya.

       18
       18:1    Orang yang menyendiri, mencari keinginannya, amarahnya meledak terhadap setiap pertimbangan.
       18:2    Orang bebal tidak suka kepada pengertian, hanya suka membeberkan isi hatinya.
       18:3    Bila kefasikan datang, datanglah juga penghinaan dan cela disertai cemooh.
       18:4    Perkataan mulut orang adalah seperti air yang dalam, tetapi sumber hikmat adalah seperti batang air yang mengalir.
       18:5    Tidak baik berpihak kepada orang fasik dengan menolak orang benar dalam pengadilan.
       18:6    Bibir orang bebal menimbulkan perbantahan, dan mulutnya berseru meminta pukulan.
       18:7    Orang bebal dibinasakan oleh mulutnya, bibirnya adalah jerat bagi nyawanya.
       18:8    Perkataan pemfitnah seperti sedap-sedapan, yang masuk ke lubuk hati.
       18:9    Orang yang bermalas-malas dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si perusak.
       18:10  Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat.
       18:11  Kota yang kuat bagi orang kaya ialah hartanya dan seperti tembok yang tinggi menurut anggapannya.
       18:12  Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.
       18:13  Jikalau seseorang memberi jawab sebelum mendengar, itulah kebodohan dan kecelaannya.
       18:14  Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?
       18:15  Hati orang berpengertian memperoleh pengetahuan, dan telinga orang bijak menuntut pengetahuan.
       18:16  Hadiah memberi keluasan kepada orang, membawa dia menghadap orang-orang besar.
       18:17  Pembicara pertama dalam suatu pertikaian nampaknya benar, lalu datanglah orang lain dan menyelidiki perkaranya.
       18:18  Undian mengakhiri pertengkaran, dan menyelesaikan persoalan antara orang-orang berkuasa.
       18:19  Saudara yang dikhianati lebih sulit dihampiri dari pada kota yang kuat, dan pertengkaran adalah seperti palang
               gapura sebuah puri.
       18:20  Perut orang dikenyangkan oleh hasil mulutnya, ia dikenyangkan oleh hasil bibirnya.
       18:21  Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.
       18:22  Siapa mendapat isteri, mendapat sesuatu yang baik, dan ia dikenan TUHAN.
       18:23  Orang miskin berbicara dengan memohon-mohon, tetapi orang kaya menjawab dengan kasar.
       18:24  Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara.


       19
       19:1    Lebih baik seorang miskin yang bersih kelakuannya dari pada seorang yang serong bibirnya lagi bebal.
       19:2    Tanpa pengetahuan kerajinanpun tidak baik; orang yang tergesa-gesa akan salah langkah.
       19:3    Kebodohan menyesatkan jalan orang, lalu gusarlah hatinya terhadap TUHAN.
       19:4    Kekayaan menambah banyak sahabat, tetapi orang miskin ditinggalkan sahabatnya.
       19:5    Saksi dusta tidak akan luput dari hukuman, orang yang menyembur-nyemburkan kebohongan tidak akan terhindar.
       19:6    Banyak orang yang mengambil hati orang dermawan, setiap orang bersahabat dengan si pemberi.
       19:7    Orang miskin dibenci oleh semua saudaranya, apalagi sahabat-sahabatnya, mereka menjauhi dia. Ia mengejar
               mereka, memanggil mereka tetapi mereka tidak ada lagi.
       19:8    Siapa memperoleh akal budi, mengasihi dirinya; siapa berpegang pada pengertian, mendapat kebahagiaan.
       19:9    Saksi dusta tidak akan luput dari hukuman, orang yang menyembur-nyemburkan kebohongan akan binasa.
       19:10  Kemewahan tidak layak bagi orang bebal, apalagi bagi seorang budak memerintah pembesar.
       19:11  Akal budi membuat seseorang panjang sabar dan orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran.
       19:12  Kemarahan raja adalah seperti raung singa muda, tetapi kebaikannya seperti embun yang turun ke atas rumput.
       19:13  Anak bebal adalah bencana bagi ayahnya, dan pertengkaran seorang isteri adalah seperti tiris yang tidak henti-
               hentinya menitik.
       19:14  Rumah dan harta adalah warisan nenek moyang, tetapi isteri yang berakal budi adalah karunia TUHAN.
       19:15  Kemalasan mendatangkan tidur nyenyak, dan orang yang lamban akan menderita lapar.
       19:16  Siapa berpegang pada perintah, memelihara nyawanya, tetapi siapa menghina firman, akan mati.
       19:17  Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu.
       19:18  Hajarlah anakmu selama ada harapan, tetapi jangan engkau menginginkan kematiannya.
       19:19  Orang yang sangat cepat marah akan kena denda, karena jika engkau hendak menolongnya, engkau hanya
               menambah marahnya.
       19:20  Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan.
   579   580   581   582   583   584   585   586   587   588   589