Page 605 - ALKITAB
P. 605

Kedua mempelai saling menyapa
       (Kidung Agung 4:16-5:1)

       4:16    --Bangunlah, hai angin utara, dan marilah, hai angin selatan, bertiuplah dalam kebunku, supaya semerbaklah bau
               rempah-rempahnya! Semoga kekasihku datang ke kebunnya dan makan buah-buahnya yang lezat.


       5
       5:1     --Aku datang ke kebunku, dinda, pengantinku, kukumpulkan mur dan rempah-rempahku, kumakan sambangku dan
               maduku, kuminum anggurku dan susuku. Makanlah, teman-teman, minumlah, minumlah sampai mabuk cinta!

       Kerinduan mempelai perempuan
       (Kidung Agung 5:2-8)

       5:2     Aku tidur, tetapi hatiku bangun. Dengarlah, kekasihku mengetuk. "Bukalah pintu, dinda, manisku, merpatiku, idam-
               idamanku, karena kepalaku penuh embun, dan rambutku penuh tetesan embun malam!"
       5:3     "Bajuku telah kutanggalkan, apakah aku akan mengenakannya lagi? Kakiku telah kubasuh, apakah aku akan
               mengotorkannya pula?"
       5:4     Kekasihku memasukkan tangannya melalui lobang pintu, berdebar-debarlah hatiku.
       5:5     Aku bangun untuk membuka pintu bagi kekasihku, tanganku bertetesan mur; bertetesan cairan mur jari-jariku pada
               pegangan kancing pintu.
       5:6     Kekasihku kubukakan pintu, tetapi kekasihku sudah pergi, lenyap. Seperti pingsan aku ketika ia menghilang. Kucari
               dia, tetapi tak kutemui, kupanggil, tetapi tak disahutnya.
       5:7     Aku ditemui peronda-peronda kota, dipukulinya aku, dilukainya, selendangku dirampas oleh penjaga-penjaga
               tembok.
       5:8     Kusumpahi kamu, puteri-puteri Yerusalem: bila kamu menemukan kekasihku, apakah yang akan kamu katakan
               kepadanya? Katakanlah, bahwa sakit asmara aku!

       Mempelai perempuan memuji mempelai laki-laki di hadapan puteri-puteri Yerusalem
       (Kidung Agung 5:9-6:3)

       5:9     --Apakah kelebihan kekasihmu dari pada kekasih yang lain, hai jelita di antara wanita? Apakah kelebihan kekasihmu
               dari pada kekasih yang lain, sehingga kausumpahi kami begini?
       5:10    --Putih bersih dan merah cerah kekasihku, menyolok mata di antara selaksa orang.
       5:11    Bagaikan emas, emas murni, kepalanya, rambutnya mengombak, hitam seperti gagak.
       5:12    Matanya bagaikan merpati pada batang air, bermandi dalam susu, duduk pada kolam yang penuh.
       5:13    Pipinya bagaikan bedeng rempah-rempah, petak-petak rempah-rempah akar. Bunga-bunga bakung bibirnya,
               bertetesan cairan mur.
       5:14    Tangannya bundaran emas, berhiaskan permata Tarsis, tubuhnya ukiran dari gading, bertabur batu nilam.
       5:15    Kakinya adalah tiang-tiang marmar putih, bertumpu pada alas emas murni. Perawakannya seperti gunung Libanon,
               terpilih seperti pohon-pohon aras.
       5:16    Kata-katanya manis semata-mata, segala sesuatu padanya menarik. Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku,
               hai puteri-puteri Yerusalem.

       6
       6:1     --Ke mana perginya kekasihmu, hai jelita di antara wanita? Ke jurusan manakah kekasihmu pergi, supaya kami
               mencarinya besertamu?
       6:2     --Kekasihku telah turun ke kebunnya, ke bedeng rempah-rempah untuk menggembalakan domba dalam kebun dan
               memetik bunga bakung.
       6:3     Aku kepunyaan kekasihku, dan kepunyaanku kekasihku, yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga
               bakung.

       Mempelai laki-laki memuji mempelai perempuan
       (Kidung Agung 6:4-7:5)

       6:4     Cantik engkau, manisku, seperti kota Tirza, juita seperti Yerusalem, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-
               panjinya.
       6:5     Palingkanlah matamu dari padaku, sebab aku menjadi bingung karenanya. Rambutmu bagaikan kawanan kambing
               yang bergelombang turun dari Gilead.
       6:6     Gigimu bagaikan kawanan domba, yang keluar dari tempat pembasuhan, yang beranak kembar semuanya, yang tak
               beranak tak ada.
       6:7     Bagaikan belahan buah delima pelipismu di balik telekungmu.
       6:8     Permaisuri ada enam puluh, selir delapan puluh, dan dara-dara tak terbilang banyaknya.
   600   601   602   603   604   605   606   607   608   609   610