Page 497 - ALKITAB
P. 497

27:7    Biarlah musuhku mengalami seperti orang fasik, dan orang yang melawan aku seperti orang yang curang.
       27:8    Karena apakah harapan orang durhaka, kalau Allah menghabisinya, kalau Ia menuntut nyawanya?
       27:9    Apakah Allah akan mendengar teriaknya, jika kesesakan menimpa dia?
       27:10  Dapatkah ia bersenang-senang karena Yang Mahakuasa dan berseru kepada Allah setiap waktu?
       27:11  Aku akan mengajari kamu tentang tangan Allah, apa yang dimaksudkan oleh Yang Mahakuasa tidak akan
               kusembunyikan.
       27:12  Sesungguhnya, kamu sekalian telah melihatnya sendiri; mengapa kamu berpikir yang tidak-tidak?
       27:13  Inilah bagian orang fasik yang ditentukan Allah, dan milik pusaka orang-orang lalim yang mereka terima dari Yang
               Mahakuasa:
       27:14  kalau anak-anaknya bertambah banyak mereka menjadi makanan pedang, dan anak cucunya tidak mendapat cukup
               makan;
       27:15  siapa yang luput dari padanya, akan turun ke kubur karena wabah, dengan tidak ditangisi oleh janda mereka.
       27:16  Jikalau ia menimbun uang seperti debu banyaknya, dan menumpuk pakaian seperti tanah liat,
       27:17  sekalipun ia yang menumpuknya, namun orang benar yang akan memakainya, dan orang yang tidak bersalah yang
               akan membagi-bagi uang itu.
       27:18  Ia mendirikan rumahnya seperti sarang laba-laba, seperti gubuk yang dibuat penjaga.
       27:19  Sebagai orang kaya ia membaringkan diri, tetapi tidak dapat ia mengulanginya: ketika ia membuka matanya, maka
               tidak ada lagi semuanya itu.
       27:20  Kedahsyatan mengejar dia seperti air bah, pada malam hari ia diterbangkan badai;
       27:21  angin timur mengangkatnya, lalu lenyaplah ia; ia dilemparkannya dari tempatnya.
       27:22  Dengan tak kenal belas kasihan Allah melempari dia, dengan cepat ia harus melepaskan diri dari kuasa-Nya.
       27:23  Oleh karena dia orang bertepuk tangan, dan bersuit-suit karena dia dari tempat kediamannya."

       Manusia tidak dapat menemukan hikmat

       (Ayub 28:1-28)

       28
       28:1    "Memang ada tempat orang menambang perak dan tempat orang melimbang emas;
       28:2    besi digali dari dalam tanah, dan dari batu dilelehkan tembaga.
       28:3    Orang menyudahi kegelapan, dan batu diselidikinya sampai sedalam-dalamnya, di dalam kekelaman dan kelam
               pekat.
       28:4    Orang menggali tambang jauh dari tempat kediaman manusia, mereka dilupakan oleh orang-orang yang berjalan di
               atas, mereka melayang-layang jauh dari manusia.
       28:5    Tanah yang menghasilkan pangan, dibawahnya dibongkar-bangkir seperti oleh api.
       28:6    Batunya adalah tempat menemukan lazurit yang mengandung emas urai.
       28:7    Jalan ke sana tidak dikenal seekor burung buaspun, dan mata elang tidak melihatnya;
       28:8    binatang yang ganas tidak menginjakkan kakinya di sana dan singa tidak melangkah melaluinya.
       28:9    Manusia melekatkan tangannya pada batu yang keras, ia membongkar-bangkir gunung-gunung sampai pada akar-
               akarnya;
       28:10  di dalam gunung batu ia menggali terowongan, dan matanya melihat segala sesuatu yang berharga;
       28:11  air sungai yang merembes dibendungnya, dan apa yang tersembunyi dibawanya ke tempat terang.
       28:12  Tetapi di mana hikmat dapat diperoleh, di mana tempat akal budi?
       28:13  Jalan ke sana tidak diketahui manusia, dan tidak didapati di negeri orang hidup.
       28:14  Kata samudera raya: Ia tidak terdapat di dalamku, dan kata laut: Ia tidak ada padaku.
       28:15  Untuk gantinya tidak dapat diberikan emas murni, dan harganya tidak dapat ditimbang dengan perak.
       28:16  Ia tidak dapat dinilai dengan emas Ofir, ataupun dengan permata krisopras yang mahal atau dengan permata lazurit;
       28:17  tidak dapat diimbangi oleh emas, atau kaca, ataupun ditukar dengan permata dari emas tua.
       28:18  Baik gewang, baik hablur, tidak terhitung lagi; memiliki hikmat adalah lebih baik dari pada mutiara.
       28:19  Permata krisolit Etiopia tidak dapat mengimbanginya, ia tidak dapat dinilai dengan emas murni.
       28:20  Hikmat itu, dari manakah datangnya, atau akal budi, di manakah tempatnya?
       28:21  Ia terlindung dari mata segala yang hidup, bahkan tersembunyi bagi burung di udara.
       28:22  Kebinasaan dan maut berkata: Hanya desas-desusnya yang sampai ke telinga kami.
       28:23  Allah mengetahui jalan ke sana, Ia juga mengenal tempat kediamannya.
       28:24  Karena Ia memandang sampai ke ujung-ujung bumi, dan melihat segala sesuatu yang ada di kolong langit.
       28:25  Ketika Ia menetapkan kekuatan angin, dan mengatur banyaknya air,
       28:26  ketika Ia membuat ketetapan bagi hujan, dan jalan bagi kilat guruh,
       28:27  ketika itulah Ia melihat hikmat, lalu memberitakannya, menetapkannya, bahkan menyelidikinya;
       28:28  tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah
               akal budi."
   492   493   494   495   496   497   498   499   500   501   502