Page 1108 - ALKITAB
P. 1108

Hari perhentian yang disediakan Allah
       (Ibrani 4:1-13)

       4
       4:1     Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun
               janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku.
       4:2     Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti kepada mereka, tetapi firman pemberitaan itu
               tidak berguna bagi mereka, karena tidak bertumbuh bersama-sama oleh iman dengan mereka yang mendengarnya.
       4:3     Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan: "Sehingga Aku bersumpah
               dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku," sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak
               dunia dijadikan.
       4:4     Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas: "Dan Allah berhenti pada hari ketujuh dari segala
               pekerjaan-Nya."
       4:5     Dan dalam nas itu kita baca: "Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku."
       4:6     Jadi sudah jelas, bahwa ada sejumlah orang akan masuk ke tempat perhentian itu, sedangkan mereka yang
               kepadanya lebih dahulu diberitakan kabar kesukaan itu, tidak masuk karena ketidaktaatan mereka.
       4:7     Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan
               Daud seperti dikatakan di atas: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!"
       4:8     Sebab, andaikata Yosua telah membawa mereka masuk ke tempat perhentian, pasti Allah tidak akan berkata-kata
               kemudian tentang suatu hari lain.
       4:9     Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.
       4:10    Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama
               seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.
       4:11    Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorangpun jatuh karena
               mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga.
       4:12    Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam
               sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati
               kita.
       4:13    Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di
               depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

       Yesus sebagai Imam Besar
       (Ibrani 4:14-5:10)

       4:14    Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah,
               baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita.
       4:15    Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan
               kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.
       4:16    Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat
               dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

       5
       5:1     Sebab setiap imam besar, yang dipilih dari antara manusia, ditetapkan bagi manusia dalam hubungan mereka
               dengan Allah, supaya ia mempersembahkan persembahan dan korban karena dosa.
       5:2     Ia harus dapat mengerti orang-orang yang jahil dan orang-orang yang sesat, karena ia sendiri penuh dengan
               kelemahan,
       5:3     yang mengharuskannya untuk mempersembahkan korban karena dosa, bukan saja bagi umat, tetapi juga bagi
               dirinya sendiri.
       5:4     Dan tidak seorangpun yang mengambil kehormatan itu bagi dirinya sendiri, tetapi dipanggil untuk itu oleh Allah,
               seperti yang telah terjadi dengan Harun.
       5:5     Demikian pula Kristus tidak memuliakan diri-Nya sendiri dengan menjadi Imam Besar, tetapi dimuliakan oleh Dia
               yang berfirman kepada-Nya: "Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini",
       5:6     sebagaimana firman-Nya dalam suatu nas lain: "Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan
               Melkisedek."
       5:7     Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan
               keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.
       5:8     Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,
       5:9     dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat
               kepada-Nya,
       5:10    dan Ia dipanggil menjadi Imam Besar oleh Allah, menurut peraturan Melkisedek.
   1103   1104   1105   1106   1107   1108   1109   1110   1111   1112   1113