Page 900 - ALKITAB
P. 900

Perumpamaan tentang penggarap-penggarap kebun anggur
       (Markus 12:1-12)

       12
       12:1    Lalu Yesus mulai berbicara kepada mereka dalam perumpamaan: "Adalah seorang membuka kebun anggur dan
               menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga. Kemudian
               ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.
       12:2    Dan ketika sudah tiba musimnya, ia menyuruh seorang hamba kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima
               sebagian dari hasil kebun itu dari mereka.
       12:3    Tetapi mereka menangkap hamba itu dan memukulnya, lalu menyuruhnya pergi dengan tangan hampa.
       12:4    Kemudian ia menyuruh pula seorang hamba lain kepada mereka. Orang ini mereka pukul sampai luka kepalanya dan
               sangat mereka permalukan.
       12:5    Lalu ia menyuruh seorang hamba lain lagi, dan orang ini mereka bunuh. Dan banyak lagi yang lain, ada yang mereka
               pukul dan ada yang mereka bunuh.
       12:6    Sekarang tinggal hanya satu orang anaknya yang kekasih. Akhirnya ia menyuruh dia kepada mereka, katanya:
               Anakku akan mereka segani.
       12:7    Tetapi penggarap-penggarap itu berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, maka
               warisan ini menjadi milik kita.
       12:8    Mereka menangkapnya dan membunuhnya, lalu melemparkannya ke luar kebun anggur itu.
       12:9    Sekarang apa yang akan dilakukan oleh tuan kebun anggur itu? Ia akan datang dan membinasakan penggarap-
               penggarap itu, lalu mempercayakan kebun anggur itu kepada orang-orang lain.
       12:10  Tidak pernahkah kamu membaca nas ini: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu
               penjuru:
       12:11  hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita."
       12:12  Lalu mereka berusaha untuk menangkap Yesus, karena mereka tahu, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya
               dengan perumpamaan itu. Tetapi mereka takut kepada orang banyak, jadi mereka pergi dan membiarkan Dia.

       Tentang membayar pajak kepada Kaisar

       (Markus 12:13-17)

       12:13  Kemudian disuruh beberapa orang Farisi dan Herodian kepada Yesus untuk menjerat Dia dengan suatu pertanyaan.
       12:14  Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau
               tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah
               dengan segala kejujuran. Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar
               atau tidak?"
       12:15  Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencobai Aku?
               Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!"
       12:16  Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka: "Gambar
               dan tulisan Kaisar."
       12:17  Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada
               Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!" Mereka sangat heran mendengar Dia.

       Pertanyaan orang Saduki tentang kebangkitan
       (Markus 12:18-27)

       12:18  Datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang berpendapat, bahwa tidak ada kebangkitan. Mereka bertanya
               kepada-Nya:
       12:19  "Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita: Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati dengan
               meninggalkan seorang isteri tetapi tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan
               membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.
       12:20  Adalah tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin dengan seorang perempuan dan mati dengan tidak
               meninggalkan keturunan.
       12:21  Lalu yang kedua juga mengawini dia dan mati dengan tidak meninggalkan keturunan. Demikian juga dengan yang
               ketiga.
       12:22  Dan begitulah seterusnya, ketujuhnya tidak meninggalkan keturunan. Dan akhirnya, sesudah mereka semua,
               perempuan itupun mati.
       12:23  Pada hari kebangkitan, bilamana mereka bangkit, siapakah yang menjadi suami perempuan itu? Sebab ketujuhnya
               telah beristerikan dia."
       12:24  Jawab Yesus kepada mereka: "Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.
       12:25  Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup
               seperti malaikat di sorga.
       12:26  Dan juga tentang bangkitnya orang-orang mati, tidakkah kamu baca dalam kitab Musa, dalam ceritera tentang semak
               duri, bagaimana bunyi firman Allah kepadanya: Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub?
       12:27  Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. Kamu benar-benar sesat!"
   895   896   897   898   899   900   901   902   903   904   905