Page 820 - ALKITAB
P. 820

Judul
       (Habakuk 1:1-1)

       1
       1:1     Ucapan ilahi dalam penglihatan nabi Habakuk.

       Keluhan nabi karena ketidaksetiaan
       (Habakuk 1:2-4)

       1:2     Berapa lama lagi, TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar, aku berseru kepada-Mu: "Penindasan!" tetapi tidak
               Kautolong?
       1:3     Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, sehingga aku memandang kelaliman? Ya, aniaya dan
               kekerasan ada di depan mataku; perbantahan dan pertikaian terjadi.
       1:4     Itulah sebabnya hukum kehilangan kekuatannya dan tidak pernah muncul keadilan, sebab orang fasik mengepung
               orang benar; itulah sebabnya keadilan muncul terbalik.

       Penghukuman yang dijalankan oleh orang Kasdim
       (Habakuk 1:5-11)

       1:5     Lihatlah di antara bangsa-bangsa dan perhatikanlah, jadilah heran dan tercengang-cengang, sebab Aku melakukan
               suatu pekerjaan dalam zamanmu yang tidak akan kamu percayai, jika diceriterakan.
       1:6     Sebab, sesungguhnya, Akulah yang membangkitkan orang Kasdim, bangsa yang garang dan tangkas itu, yang
               melintasi lintang bujur bumi untuk menduduki tempat kediaman, yang bukan kepunyaan mereka.
       1:7     Bangsa itu dahsyat dan menakutkan; keadilannya dan keluhurannya berasal dari padanya sendiri.
       1:8     Kudanya lebih cepat dari pada macan tutul, dan lebih ganas dari pada serigala pada waktu malam; pasukan
               berkudanya datang menderap, dari jauh mereka datang, terbang seperti rajawali yang menyambar mangsa.
       1:9     Seluruh bangsa itu datang untuk melakukan kekerasan, serbuan pasukan depannya seperti angin timur, dan mereka
               mengumpulkan tawanan seperti banyaknya pasir.
       1:10    Raja-raja dicemoohkannya dan penguasa-penguasa menjadi tertawaannya. Ditertawakannya tiap tempat berkubu,
               ditimbunkannya tanah dan direbutnya tempat itu.
       1:11    Maka berlarilah mereka, seperti angin dan bergerak terus; demikianlah mereka bersalah dengan mendewakan
               kekuatannya.

       Di manakah keadilan TUHAN?
       (Habakuk 1:12-17)

       1:12    Bukankah Engkau, ya TUHAN, dari dahulu Allahku, Yang Mahakudus? Tidak akan mati kami. Ya TUHAN, telah
               Kautetapkan dia untuk menghukumkan; ya Gunung Batu, telah Kautentukan dia untuk menyiksa.
       1:13    Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak dapat memandang kelaliman. Mengapa Engkau
               memandangi orang-orang yang berbuat khianat itu dan Engkau berdiam diri, apabila orang fasik menelan orang
               yang lebih benar dari dia?
       1:14    Engkau menjadikan manusia itu seperti ikan di laut, seperti binatang-binatang melata yang tidak ada
               pemerintahnya?
       1:15    Semuanya mereka ditariknya ke atas dengan kail, ditangkap dengan pukatnya dan dikumpulkan dengan payangnya;
               itulah sebabnya ia bersukaria dan bersorak-sorai.
       1:16    Itulah sebabnya dipersembahkannya korban untuk pukatnya dan dibakarnya korban untuk payangnya; sebab oleh
               karena alat-alat itu pendapatannya mewah dan rezekinya berlimpah-limpah.
       1:17    Sebab itukah ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa-bangsa dengan tidak kenal belas kasihan?

       Orang yang benar akan hidup oleh karena percayanya
       (Habakuk 2:1-5)

       2
       2:1     Aku mau berdiri di tempat pengintaianku dan berdiri tegak di menara, aku mau meninjau dan menantikan apa yang
               akan difirmankan-Nya kepadaku, dan apa yang akan dijawab-Nya atas pengaduanku.
       2:2     Lalu TUHAN menjawab aku, demikian: "Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang
               sambil lalu dapat membacanya.
       2:3     Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu;
               apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.
       2:4     Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh
               percayanya.
       2:5     Orang sombong dan khianat dia yang melagak, tetapi ia tidak akan tetap ada; ia mengangakan mulutnya seperti
               dunia orang mati dan tidak kenyang-kenyang seperti maut, sehingga segala suku bangsa dikumpulkannya dan segala
               bangsa dihimpunkannya."
   815   816   817   818   819   820   821   822   823   824   825