Page 794 - ALKITAB
P. 794

Judul
       (Yoel 1:1-1)
       1


       1:1     Firman TUHAN yang datang kepada Yoel bin Petuel.

       Tulah belalang sebagai hukuman TUHAN
       (Yoel 1:2-2:11)

       1:2     Dengarlah ini, hai para tua-tua, pasanglah telinga, hai seluruh penduduk negeri! Pernahkah terjadi seperti ini dalam
               zamanmu, atau dalam zaman nenek moyangmu?
       1:3     Ceritakanlah tentang itu kepada anak-anakmu, dan biarlah anak-anakmu menceritakannya kepada anak-anak
               mereka, dan anak-anak mereka kepada angkatan yang kemudian.
       1:4     Apa yang ditinggalkan belalang pengerip telah dimakan belalang pindahan, apa yang ditinggalkan belalang pindahan
               telah dimakan belalang pelompat, dan apa yang ditinggalkan belalang pelompat telah dimakan belalang pelahap.
       1:5     Bangunlah, hai pemabuk, dan menangislah! Merataplah, hai semua peminum anggur karena anggur baru, sebab
               sudah dirampas dari mulutmu anggur itu!
       1:6     Sebab maju menyerang negeriku suatu bangsa yang kuat dan tidak terbilang banyaknya; giginya bagaikan gigi singa,
               dan taringnya bagaikan taring singa betina.
       1:7     Telah dibuatnya pohon anggurku menjadi musnah, dan pohon araku menjadi buntung; dikelupasnya kulitnya sama
               sekali dan dilemparkannya, sehingga carang-carangnya menjadi putih.
       1:8     Merataplah seperti anak dara yang berlilitkan kain kabung karena mempelai, kekasih masa mudanya.
       1:9     Korban sajian dan korban curahan sudah lenyap dari rumah TUHAN; dan berkabunglah para imam, yakni pelayan-
               pelayan TUHAN.
       1:10    Ladang sudah musnah, tanah berkabung, sebab gandum sudah musnah, buah anggur sudah kering, minyak sudah
               menipis.
       1:11    Para petani menjadi malu, tukang-tukang kebun anggur meratap karena gandum dan karena jelai, sebab sudah
               musnah panen ladang.
       1:12    Pohon anggur sudah kering dan pohon ara sudah merana; pohon delima, juga pohon korma dan pohon apel, segala
               pohon di padang sudah mengering. Sungguh, kegirangan melayu dari antara anak-anak manusia.
       1:13    Lilitkanlah kain kabung dan mengeluhlah, hai para imam; merataplah, hai para pelayan mezbah; masuklah,
               bermalamlah dengan memakai kain kabung, hai para pelayan Allahku, sebab sudah ditahan dari rumah Allahmu,
               korban sajian dan korban curahan.
       1:14    Adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya; kumpulkanlah para tua-tua dan seluruh penduduk
               negeri ke rumah TUHAN, Allahmu, dan berteriaklah kepada TUHAN.
       1:15    Wahai, hari itu! Sungguh, hari TUHAN sudah dekat, datangnya sebagai pemusnahan dari Yang Mahakuasa.
       1:16    Bukankah di depan mata kita sudah lenyap makanan, sukaria dan sorak-sorai dari rumah Allah kita?
       1:17    Biji-bijian menjadi kering di dalam tanah, lumbung-lumbung sudah licin tandas, rengkiang-rengkiang sudah runtuh,
               sebab gandum sudah habis.
       1:18    Betapa mengeluhnya hewan dan gempar kawanan-kawanan lembu, sebab tidak ada lagi padang rumput baginya;
               juga kawanan kambing domba terkejut.
       1:19    Kepada-Mu, ya TUHAN, aku berseru, sebab api telah memakan habis tanah gembalaan di padang gurun, dan nyala api
               telah menghanguskan segala pohon di padang.
       1:20    Juga binatang-binatang di padang menjerit karena rindu kepada-Mu, sebab wadi telah kering, dan apipun telah
               memakan habis tanah gembalaan di padang gurun.


       2
       2:1     Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri,
               sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat;
       2:2     suatu hari gelap gulita dan kelam kabut, suatu hari berawan dan kelam pekat; seperti fajar di atas gunung-gunung
               terbentang suatu bangsa yang banyak dan kuat, yang serupa itu tidak pernah ada sejak purbakala, dan tidak akan ada
               lagi sesudah itu turun-temurun, pada masa yang akan datang.
       2:3     Di depannya api memakan habis, di belakangnya nyala api berkobar. Tanah di depannya seperti Taman Eden, tetapi
               di belakangnya padang gurun tandus, dan sama sekali tidak ada yang dapat luput.
       2:4     Rupanya seperti kuda, dan seperti kuda balapan mereka berlari.
       2:5     Seperti gemertaknya kereta-kereta, mereka melompat-lompat di atas puncak gunung-gunung; seperti geletiknya
               nyala api yang memakan habis jerami; seperti suatu bangsa yang kuat, teratur barisannya untuk berperang.
       2:6     Terhadapnya bangsa-bangsa gemetar, segala muka bertambah menjadi pucat pasi.
       2:7     Seperti pahlawan mereka berlari, seperti prajurit mereka naik tembok; dan mereka masing-masing berjalan terus
               dengan tidak membelok dari jalannya;
       2:8     mereka tidak berdesak-desakan, mereka berjalan terus masing-masing di jalannya; mereka menerobos pertahanan
               dengan tombak, mereka tidak membiarkan barisannya terputus.
       2:9     Mereka menyerbu ke dalam kota, mereka berlari ke atas tembok, mereka memanjat ke dalam rumah-rumah, mereka
               masuk melalui jendela-jendela seperti pencuri.
   789   790   791   792   793   794   795   796   797   798   799