Page 53 - ALKITAB
P. 53

Orang Israel ditindas di Mesir
       (Keluaran 1:1-22)
       1


       1:1     Inilah nama para anak Israel yang datang ke Mesir bersama-sama dengan Yakub; mereka datang dengan keluarganya
               masing-masing:
       1:2     Ruben, Simeon, Lewi dan Yehuda;
       1:3     Isakhar, Zebulon dan Benyamin;
       1:4     Dan serta Naftali, Gad dan Asyer.
       1:5     Seluruh keturunan yang diperoleh Yakub berjumlah tujuh puluh jiwa. Tetapi Yusuf telah ada di Mesir.
       1:6     Kemudian matilah Yusuf, serta semua saudara-saudaranya dan semua orang yang seangkatan dengan dia.
       1:7     Orang-orang Israel beranak cucu dan tak terbilang jumlahnya; mereka bertambah banyak dan dengan dahsyat
               berlipat ganda, sehingga negeri itu dipenuhi mereka.
       1:8     Kemudian bangkitlah seorang raja baru memerintah tanah Mesir, yang tidak mengenal Yusuf.
       1:9     Berkatalah raja itu kepada rakyatnya: "Bangsa Israel itu sangat banyak dan lebih besar jumlahnya dari pada kita.
       1:10    Marilah kita bertindak dengan bijaksana terhadap mereka, supaya mereka jangan bertambah banyak lagi dan--jika
               terjadi peperangan--jangan bersekutu nanti dengan musuh kita dan memerangi kita, lalu pergi dari negeri ini."
       1:11    Sebab itu pengawas-pengawas rodi ditempatkan atas mereka untuk menindas mereka dengan kerja paksa: mereka
               harus mendirikan bagi Firaun kota-kota perbekalan, yakni Pitom dan Raamses.
       1:12    Tetapi makin ditindas, makin bertambah banyak dan berkembang mereka, sehingga orang merasa takut kepada
               orang Israel itu.
       1:13    Lalu dengan kejam orang Mesir memaksa orang Israel bekerja,
       1:14    dan memahitkan hidup mereka dengan pekerjaan yang berat, yaitu mengerjakan tanah liat dan batu bata, dan
               berbagai-bagai pekerjaan di padang, ya segala pekerjaan yang dengan kejam dipaksakan orang Mesir kepada mereka
               itu.
       1:15    Raja Mesir juga memerintahkan kepada bidan-bidan yang menolong perempuan Ibrani, seorang bernama Sifra dan
               yang lain bernama Pua, katanya:
       1:16    "Apabila kamu menolong perempuan Ibrani pada waktu bersalin, kamu harus memperhatikan waktu anak itu lahir:
               jika anak laki-laki, kamu harus membunuhnya, tetapi jika anak perempuan, bolehlah ia hidup."
       1:17    Tetapi bidan-bidan itu takut akan Allah dan tidak melakukan seperti yang dikatakan raja Mesir kepada mereka, dan
               membiarkan bayi-bayi itu hidup.
       1:18    Lalu raja Mesir memanggil bidan-bidan itu dan bertanya kepada mereka: "Mengapakah kamu berbuat demikian
               membiarkan hidup bayi-bayi itu?"
       1:19    Jawab bidan-bidan itu kepada Firaun: "Sebab perempuan Ibrani tidak sama dengan perempuan Mesir; melainkan
               mereka kuat: sebelum bidan datang, mereka telah bersalin."
       1:20    Maka Allah berbuat baik kepada bidan-bidan itu; bertambah banyaklah bangsa itu dan sangat berlipat ganda.
       1:21    Dan karena bidan-bidan itu takut akan Allah, maka Ia membuat mereka berumah tangga.
       1:22    Lalu Firaun memberi perintah kepada seluruh rakyatnya: "Lemparkanlah segala anak laki-laki yang lahir bagi orang
               Ibrani ke dalam sungai Nil; tetapi segala anak perempuan biarkanlah hidup."

       Musa lahir dan diselamatkan
       (Keluaran 2:1-10)
       2


       2:1     Seorang laki-laki dari keluarga Lewi kawin dengan seorang perempuan Lewi;
       2:2     lalu mengandunglah ia dan melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika dilihatnya, bahwa anak itu cantik,
               disembunyikannya tiga bulan lamanya.
       2:3     Tetapi ia tidak dapat menyembunyikannya lebih lama lagi, sebab itu diambilnya sebuah peti pandan, dipakalnya
               dengan gala-gala dan ter, diletakkannya bayi itu di dalamnya dan ditaruhnya peti itu di tengah-tengah teberau di tepi
               sungai Nil;
       2:4     kakaknya perempuan berdiri di tempat yang agak jauh untuk melihat, apakah yang akan terjadi dengan dia.
       2:5     Maka datanglah puteri Firaun untuk mandi di sungai Nil, sedang dayang-dayangnya berjalan-jalan di tepi sungai Nil,
               lalu terlihatlah olehnya peti yang di tengah-tengah teberau itu, maka disuruhnya hambanya perempuan untuk
               mengambilnya.
       2:6     Ketika dibukanya, dilihatnya bayi itu, dan tampaklah anak itu menangis, sehingga belas kasihanlah ia kepadanya dan
               berkata: "Tentulah ini bayi orang Ibrani."
       2:7     Lalu bertanyalah kakak anak itu kepada puteri Firaun: "Akan kupanggilkah bagi tuan puteri seorang inang penyusu
               dari perempuan Ibrani untuk menyusukan bayi itu bagi tuan puteri?"
       2:8     Sahut puteri Firaun kepadanya: "Baiklah." Lalu pergilah gadis itu memanggil ibu bayi itu.
       2:9     Maka berkatalah puteri Firaun kepada ibu itu: "Bawalah bayi ini dan susukanlah dia bagiku, maka aku akan memberi
               upah kepadamu." Kemudian perempuan itu mengambil bayi itu dan menyusuinya.
       2:10    Ketika anak itu telah besar, dibawanyalah kepada puteri Firaun, yang mengangkatnya menjadi anaknya, dan
               menamainya Musa, sebab katanya: "Karena aku telah menariknya dari air."
   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58