Page 154 - ALKITAB
P. 154

22
       22:1    Kemudian berangkatlah orang Israel, dan berkemah di dataran Moab, di daerah seberang sungai Yordan dekat
               Yerikho.

       Balak memanggil Bileam
       (Bilangan 22:2-20)

       22:2    Balak bin Zipor melihat segala yang dilakukan Israel kepada orang Amori.
       22:3    Maka sangat gentarlah orang Moab terhadap bangsa itu, karena jumlahnya banyak, lalu muak dan takutlah orang
               Moab karena orang Israel.
       22:4    Lalu berkatalah orang Moab kepada para tua-tua Midian: "Tentu saja laskar besar itu akan membabat habis segala
               sesuatu yang di sekeliling kita, seperti lembu membabat habis tumbuh-tumbuhan hijau di padang." Adapun pada
               waktu itu Balak bin Zipor menjadi raja Moab.
       22:5    Raja ini mengirim utusan kepada Bileam bin Beor, ke Petor yang di tepi sungai Efrat, ke negeri teman-teman
               sebangsanya, untuk memanggil dia, dengan pesan: "Ketahuilah, ada suatu bangsa keluar dari Mesir; sungguh, sampai
               tertutup permukaan bumi olehnya, dan mereka sedang berkemah di depanku.
       22:6    Karena itu, datanglah dan kutuk bangsa itu bagiku, sebab mereka lebih kuat dari padaku; mungkin aku sanggup
               mengalahkannya dan menghalaunya dari negeri ini, sebab aku tahu: siapa yang kauberkati, dia beroleh berkat, dan
               siapa yang kaukutuk, dia kena kutuk."
       22:7    Lalu berangkatlah para tua-tua Moab dan para tua-tua Midian dengan membawa di tangannya upah penenung;
               setelah mereka sampai kepada Bileam, disampaikanlah kepadanya pesan Balak.
       22:8    Lalu berkatalah Bileam kepada mereka: "Bermalamlah di sini pada malam ini, maka aku akan memberi jawab
               kepadamu, sesuai dengan apa yang akan difirmankan TUHAN kepadaku." Maka tinggallah pemuka-pemuka Moab itu
               pada Bileam.
       22:9    Kemudian datanglah Allah kepada Bileam serta berfirman: "Siapakah orang-orang yang bersama-sama dengan
               engkau itu?"
       22:10  Dan berkatalah Bileam kepada Allah: "Balak bin Zipor, raja Moab, mengutus orang kepadaku dengan pesan:
       22:11  Ketahuilah, ada bangsa yang keluar dari Mesir, dan permukaan bumi tertutup olehnya; karena itu, datanglah,
               serapahlah mereka bagiku, mungkin aku akan sanggup berperang melawan mereka dan menghalau mereka."
       22:12  Lalu berfirmanlah Allah kepada Bileam: "Janganlah engkau pergi bersama-sama dengan mereka, janganlah engkau
               mengutuk bangsa itu, sebab mereka telah diberkati."
       22:13  Bangunlah Bileam pada waktu pagi, lalu berkata kepada pemuka-pemuka Balak: "Pulanglah ke negerimu, sebab
               TUHAN tidak mengizinkan aku pergi bersama-sama dengan kamu."
       22:14  Lalu berangkatlah pemuka-pemuka Moab itu dan setelah mereka sampai kepada Balak, berkatalah mereka: "Bileam
               menolak datang bersama-sama dengan kami."
       22:15  Tetapi Balak mengutus pula pemuka-pemuka lebih banyak dan lebih terhormat dari yang pertama.
       22:16  Setelah mereka sampai kepada Bileam, berkatalah mereka kepadanya: "Beginilah kata Balak bin Zipor: Janganlah
               biarkan dirimu terhalang-halang untuk datang kepadaku,
       22:17  sebab aku akan memberi upahmu sangat banyak, dan apapun yang kauminta dari padaku, aku akan
               mengabulkannya. Datanglah, dan serapahlah bangsa itu bagiku."
       22:18  Tetapi Bileam menjawab kepada pegawai-pegawai Balak: "Sekalipun Balak memberikan kepadaku emas dan perak
               seistana penuh, aku tidak akan sanggup berbuat sesuatu, yang kecil atau yang besar, yang melanggar titah TUHAN,
               Allahku.
       22:19  Oleh sebab itu, baiklah kamupun tinggal di sini pada malam ini, supaya aku tahu, apakah pula yang akan difirmankan
               TUHAN kepadaku."
       22:20  Datanglah Allah kepada Bileam pada waktu malam serta berfirman kepadanya: "Jikalau orang-orang itu memang
               sudah datang untuk memanggil engkau, bangunlah, pergilah bersama-sama dengan mereka, tetapi hanya apa yang
               akan Kufirmankan kepadamu harus kaulakukan."

       Keledai Bileam dan Malaikat TUHAN
       (Bilangan 22:21-35)

       22:21  Lalu bangunlah Bileam pada waktu pagi, dipelanainyalah keledainya yang betina, dan pergi bersama-sama dengan
               pemuka-pemuka Moab.
       22:22  Tetapi bangkitlah murka Allah ketika ia pergi, dan berdirilah Malaikat TUHAN di jalan sebagai lawannya. Bileam
               mengendarai keledainya yang betina dan dua orang bujangnya ada bersama-sama dengan dia.
       22:23  Ketika keledai itu melihat Malaikat TUHAN berdiri di jalan, dengan pedang terhunus di tangan-Nya, menyimpanglah
               keledai itu dari jalan dan masuk ke ladang. Maka Bileam memukul keledai itu untuk memalingkannya kembali ke
               jalan.
       22:24  Kemudian pergilah Malaikat TUHAN berdiri pada jalan yang sempit di antara kebun-kebun anggur dengan tembok
               sebelah-menyebelah.
       22:25  Ketika keledai itu melihat Malaikat TUHAN, ditekankannyalah dirinya kepada tembok, sehingga kaki Bileam
               terhimpit kepada tembok. Maka ia memukulnya pula.
   149   150   151   152   153   154   155   156   157   158   159