Page 1152 - ALKITAB
P. 1152

Sangkakala yang kelima
       (Wahyu 9:1-12)

       9
       9:1     Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas
               bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut.
       9:2     Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan
               matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.
       9:3     Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti
               kuasa kalajengking-kalajengking di bumi.
       9:4     Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-
               tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.
       9:5     Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan
               lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.
       9:6     Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan
               ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.
       9:7     Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada
               sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia,
       9:8     dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi singa,
       9:9     dan dada mereka sama seperti baju zirah, dan bunyi sayap mereka bagaikan bunyi kereta-kereta yang ditarik banyak
               kuda, yang sedang lari ke medan peperangan.
       9:10    Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka
               untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya.
       9:11    Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam bahasa Ibrani ialah Abadon dan
               dalam bahasa Yunani ialah Apolion.
       9:12    Celaka yang pertama sudah lewat. Sekarang akan menyusul dua celaka lagi.

       Sangkakala yang keenam

       (Wahyu 9:13-21)

       9:13    Lalu malaikat yang keenam meniup sangkakalanya, dan aku mendengar suatu suara keluar dari keempat tanduk
               mezbah emas yang di hadapan Allah,
       9:14    dan berkata kepada malaikat yang keenam yang memegang sangkakala itu: "Lepaskanlah keempat malaikat yang
               terikat dekat sungai besar Efrat itu."
       9:15    Maka dilepaskanlah keempat malaikat yang telah disiapkan bagi jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh
               sepertiga dari umat manusia.
       9:16    Dan jumlah tentara itu ialah dua puluh ribu laksa pasukan berkuda; aku mendengar jumlah mereka.
       9:17    Maka demikianlah aku melihat dalam penglihatan ini kuda-kuda dan orang-orang yang menungganginya; mereka
               memakai baju zirah, merah api dan biru dan kuning belerang warnanya; kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala
               singa, dan dari mulutnya keluar api, dan asap dan belerang.
       9:18    Oleh ketiga malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, yaitu oleh api, dan asap dan belerang, yang keluar
               dari mulutnya.
       9:19    Sebab kuasa kuda-kuda itu terdapat di dalam mulutnya dan di dalam ekornya. Sebab ekornya sama seperti ular;
               mereka berkepala dan dengan kepala mereka itu mereka mendatangkan kerusakan.
       9:20    Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka
               tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu
               yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan,
       9:21    dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian.

       Kitab terbuka
       (Wahyu 10:1-11)

       10
       10:1    Dan aku melihat seorang malaikat lain yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas
               kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api.
       10:2    Dalam tangannya ia memegang sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka. Ia menginjakkan kaki kanannya di atas
               laut dan kaki kirinya di atas bumi,
       10:3    dan ia berseru dengan suara nyaring sama seperti singa yang mengaum. Dan sesudah ia berseru, ketujuh guruh itu
               memperdengarkan suaranya.
       10:4    Dan sesudah ketujuh guruh itu selesai berbicara, aku mau menuliskannya, tetapi aku mendengar suatu suara dari
               sorga berkata: "Meteraikanlah apa yang dikatakan oleh ketujuh guruh itu dan janganlah engkau menuliskannya!"
       10:5    Dan malaikat yang kulihat berdiri di atas laut dan di atas bumi, mengangkat tangan kanannya ke langit,
       10:6    dan ia bersumpah demi Dia yang hidup sampai selama-lamanya, yang telah menciptakan langit dan segala isinya, dan
               bumi dan segala isinya, dan laut dan segala isinya, katanya: "Tidak akan ada penundaan lagi!
   1147   1148   1149   1150   1151   1152   1153   1154   1155   1156   1157