Page 1118 - ALKITAB
P. 1118

Salam
       (Yakobus 1:1-1)

       1
       1:1     Salam dari Yakobus, hamba Allah dan Tuhan Yesus Kristus, kepada kedua belas suku di perantauan..

       Iman dan hikmat
       (Yakobus 1:2-8)

       1:2     Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,
       1:3     sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
       1:4     Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak
               kekurangan suatu apapun.
       1:5     Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang
               memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan
               diberikan kepadanya.
       1:6     Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan
               gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
       1:7     Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.
       1:8     Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

       Keadaan rendah dan keadaan kaya
       (Yakobus 1:9-11)

       1:9     Baiklah saudara yang berada dalam keadaan yang rendah bermegah karena kedudukannya yang tinggi,
       1:10    dan orang kaya karena kedudukannya yang rendah sebab ia akan lenyap seperti bunga rumput.
       1:11    Karena matahari terbit dengan panasnya yang terik dan melayukan rumput itu, sehingga gugurlah bunganya dan
               hilanglah semaraknya. Demikian jugalah halnya dengan orang kaya; di tengah-tengah segala usahanya ia akan
               lenyap.

       Pengujian dan pencobaan

       (Yakobus 1:12-18)

       1:12    Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota
               kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.
       1:13    Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai
               oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.
       1:14    Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
       1:15    Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.
       1:16    Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat!
       1:17    Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala
               terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.
       1:18    Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu
               menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya.

       Pendengar atau pelaku firman
       (Yakobus 1:19-27)

       1:19    Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat
               untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;
       1:20    sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.
       1:21    Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah
               lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.
       1:22    Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu
               menipu diri sendiri.
       1:23    Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang
               mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin.
       1:24    Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya.
       1:25    Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di
               dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan
               berbahagia oleh perbuatannya.
       1:26    Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri,
               maka sia-sialah ibadahnya.
       1:27    Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda
               dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.
   1113   1114   1115   1116   1117   1118   1119   1120   1121   1122   1123