Page 1014 - ALKITAB
P. 1014

27:21  Dan karena mereka beberapa lamanya tidak makan, berdirilah Paulus di tengah-tengah mereka dan berkata:
               "Saudara-saudara, jika sekiranya nasihatku dituruti, supaya kita jangan berlayar dari Kreta, kita pasti terpelihara
               dari kesukaran dan kerugian ini!
       27:22  Tetapi sekarang, juga dalam kesukaran ini, aku menasihatkan kamu, supaya kamu tetap bertabah hati, sebab tidak
               seorangpun di antara kamu yang akan binasa, kecuali kapal ini.
       27:23  Karena tadi malam seorang malaikat dari Allah, yaitu dari Allah yang aku sembah sebagai milik-Nya, berdiri di sisiku,
       27:24  dan ia berkata: Jangan takut, Paulus! Engkau harus menghadap Kaisar; dan sesungguhnya oleh karunia Allah, maka
               semua orang yang ada bersama-sama dengan engkau di kapal ini akan selamat karena engkau.
       27:25  Sebab itu tabahkanlah hatimu, saudara-saudara! Karena aku percaya kepada Allah, bahwa semuanya pasti terjadi
               sama seperti yang dinyatakan kepadaku.
       27:26  Namun kita harus mendamparkan kapal ini di salah satu pulau."
       27:27  Malam yang keempat belas sudah tiba dan kami masih tetap terombang-ambing di laut Adria. Tetapi kira-kira tengah
               malam anak-anak kapal merasa, bahwa mereka telah dekat daratan.
       27:28  Lalu mereka mengulurkan batu duga, dan ternyata air di situ dua puluh depa dalamnya. Setelah maju sedikit mereka
               menduga lagi dan ternyata lima belas depa.
       27:29  Dan karena takut, bahwa kami akan terkandas di salah satu batu karang, mereka membuang empat sauh di buritan,
               dan kami sangat berharap mudah-mudahan hari lekas siang.
       27:30  Akan tetapi anak-anak kapal berusaha untuk melarikan diri dari kapal. Mereka menurunkan sekoci, dan berbuat
               seolah-olah mereka hendak melabuhkan beberapa sauh di haluan.
       27:31  Karena itu Paulus berkata kepada perwira dan prajurit-prajuritnya: "Jika mereka tidak tinggal di kapal, kamu tidak
               mungkin selamat."
       27:32  Lalu prajurit-prajurit itu memotong tali sekoci dan membiarkannya hanyut.
       27:33  Ketika hari menjelang siang, Paulus mengajak semua orang untuk makan, katanya: "Sudah empat belas hari lamanya
               kamu menanti-nanti saja, menahan lapar dan tidak makan apa-apa.
       27:34  Karena itu aku menasihati kamu, supaya kamu makan dahulu. Hal itu perlu untuk keselamatanmu. Tidak seorangpun
               di antara kamu akan kehilangan sehelaipun dari rambut kepalanya."
       27:35  Sesudah berkata demikian, ia mengambil roti, mengucap syukur kepada Allah di hadapan semua mereka, memecah-
               mecahkannya, lalu mulai makan.
       27:36  Maka kuatlah hati semua orang itu, dan merekapun makan juga.
       27:37  Jumlah kami semua yang di kapal itu dua ratus tujuh puluh enam jiwa.
       27:38  Setelah makan kenyang, mereka membuang muatan gandum ke laut untuk meringankan kapal itu.
       27:39  Dan ketika hari mulai siang, mereka melihat suatu teluk yang rata pantainya. Walaupun mereka tidak mengenal
               daratan itu, mereka memutuskan untuk sedapat mungkin mendamparkan kapal itu ke situ.
       27:40  Mereka melepaskan tali-tali sauh, lalu meninggalkan sauh-sauh itu di dasar laut. Sementara itu mereka mengulurkan
               tali-tali kemudi, memasang layar topang, supaya angin meniup kapal itu menuju pantai.
       27:41  Tetapi mereka melanggar busung pasir, dan terkandaslah kapal itu. Haluannya terpancang dan tidak dapat bergerak
               dan buritannya hancur dipukul oleh gelombang yang hebat.
       27:42  Pada waktu itu prajurit-prajurit bermaksud untuk membunuh tahanan-tahanan, supaya jangan ada seorangpun yang
               melarikan diri dengan berenang.
       27:43  Tetapi perwira itu ingin menyelamatkan Paulus. Karena itu ia menggagalkan maksud mereka, dan memerintahkan,
               supaya orang-orang yang pandai berenang lebih dahulu terjun ke laut dan naik ke darat,
       27:44  dan supaya orang-orang lain menyusul dengan mempergunakan papan atau pecahan-pecahan kapal. Demikianlah
               mereka semua selamat naik ke darat.

       Paulus di Malta
       (Kisah Para Rasul 28:1-10)


       28
       28:1    Setelah kami tiba dengan selamat di pantai, barulah kami tahu, bahwa daratan itu adalah pulau Malta.
       28:2    Penduduk pulau itu sangat ramah terhadap kami. Mereka menyalakan api besar dan mengajak kami semua ke situ
               karena telah mulai hujan dan hawanya dingin.
       28:3    Ketika Paulus memungut seberkas ranting-ranting dan meletakkannya di atas api, keluarlah seekor ular beludak
               karena panasnya api itu, lalu menggigit tangannya.
       28:4    Ketika orang-orang itu melihat ular itu terpaut pada tangan Paulus, mereka berkata seorang kepada yang lain:
               "Orang ini sudah pasti seorang pembunuh, sebab, meskipun ia telah luput dari laut, ia tidak dibiarkan hidup oleh
               Dewi Keadilan."
       28:5    Tetapi Paulus mengibaskan ular itu ke dalam api, dan ia sama sekali tidak menderita sesuatu.
       28:6    Namun mereka menyangka, bahwa ia akan bengkak atau akan mati rebah seketika itu juga. Tetapi sesudah lama
               menanti-nanti, mereka melihat, bahwa tidak ada apa-apa yang terjadi padanya, maka sebaliknya mereka
               berpendapat, bahwa ia seorang dewa.
       28:7    Tidak jauh dari tempat itu ada tanah milik gubernur pulau itu. Gubernur itu namanya Publius. Ia menyambut kami
               dan menjamu kami dengan ramahnya selama tiga hari.
       28:8    Ketika itu ayah Publius terbaring karena sakit demam dan disentri. Paulus masuk ke kamarnya; ia berdoa serta
               menumpangkan tangan ke atasnya dan menyembuhkan dia.
       28:9    Sesudah peristiwa itu datanglah juga orang-orang sakit lain dari pulau itu dan merekapun disembuhkan juga.
   1009   1010   1011   1012   1013   1014   1015   1016   1017   1018   1019